Beijing – pemerintahan China memberikan selamat untuk Awal Menteri (PM) Anthony Albanese yang kembali terpilih lagi berubah menjadi PM Australia setelahnya partai yang dimaksud dipimpinnya yaitu Partai Buruh kembali mengungguli pilpres legislatif Australia.
"China mengucapkan selamat terhadap Partai Buruh kemudian Utama Menteri Albanese. Kami siap bekerja sejenis dengan pemerintahan baru Australia yang digunakan dipimpin oleh Utama Menteri Albanese," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China di laman Kementerian Luar Negeri China yang tersebut diakses ANTARA dari Beijing, Hari Senin (5/5).
Partai Buruh, yang digunakan dipimpin oleh Albanese mendapatkan mayoritas kursi, yaitu 87 kursi dari total 150 kursi di dalam parlemen berdasarkan pilpres legislatif Australia pada Hari Sabtu (3/5).
PM Albanese pun kembali terpilih pasca menang mutlak pada pemilihan umum Australia. Albanese pun berubah jadi perdana menteri pertama di dalam Australia yang terpilih untuk kedua kalinya di waktu 21 tahun terakhir.
Dengan demikian, PM Albanese pun akan kembali mengawasi Australia pada waktu 3 tahun ke depan.
"Di bawah kepemimpinan para pemimpin kedua negara, kami harapkan China serta Australia terus memajukan kemitraan strategis komprehensif yang tersebut tambahan matang, stabil, juga produktif sehingga dapat lebih tinggi menguntungkan kedua negara serta rakyat dan juga berkontribusi positif terhadap perdamaian dan juga stabilitas kawasan kemudian sekitarnya," demikian disebutkan di pernyataan tersebut.
Dalam pidato kemenangannya yang digunakan disampaikan pada Hari Sabtu pukul 22.00 waktu setempat, Albanese mengumumkan rakyat Australia telah terjadi memilih untuk terus optimis.
“Rakyat Australia telah terjadi memilih untuk menghadapi tantangan global dengan cara-cara Australia, saling membantu satu identik lain kemudian bekerja serupa memulai pembangunan masa depan,” kata PM Albanese.
Kemenangan itu diraih Partai Buruh usai Albanese menonjolkan upaya pemerintahannya meredakan kenaikan biaya hidup di negara yang disebutkan pada kampanye politiknya.
Sementara, pemimpin oposisi Peter Dutton yang mana mewakili Koalisi Liberal-Nasional menyatakan kekalahan pihaknya, mengakui kemenangan Partai Buruh, serta memberi selamat untuk Albanese.
Artikel ini disadur dari China beri selamat atas kemenangan PM Albanese dalam pemilu Australia











