NEW YORK – Jaguar Land Rover mengumumkan berhenti jualan di area Amerika Serikat menyusul pemberlakukan tarif sebesar 25% untuk semua mobil kemudian suku cadang impor.
“Amerika Serikat merupakan bursa penting bagi merek-merek mewah JLR,” kata juru bicara perusahaan untuk Bloomberg seperti dilansir dari Carscoops, Selasa (8/4/2025).
“Kami memberlakukan tindakan jangka pendek termasuk penghentian sementara pengiriman pada bulan April, sembari mengembangkan rencana jangka menengah hingga jangka panjang.”
Menurut laporan tahunan terbaru JLR, Amerika Utara menyumbang hampir seperempat dari 430.000 kendaraan yang tersebut terjual antara Maret 2023 serta Maret 2024.
Setelah membukukan penurunan laba kuartalan sebesar 17% pada bulan Januari, perkembangan ini terjadi pada pada waktu yang tak tepat bagi produsen mobil Inggris tersebut. Oleh akibat itu, menghentikan pengiriman untuk sementara waktu hingga manajemen dapat menyusun strategi yang digunakan kohesif pada situasi baru ini tampaknya merupakan kebijakan yang bijaksana.
Waktunya juga tiada tepat karena, selama beberapa bulan terakhir, Jaguar berhasil menjadi berita utama dengan perubahannya yang mana kontroversial dari merek premium menjadi merek mewah yang, alih-alih Mercedes, BMW, kemudian Audi, akan menyaingi merek seperti Bentley baik di kemewahan maupun harga. Atau setidaknya itulah rencananya.
Bagaimana hal itu akan terjadi adalah hambatan yang serupa sekali berbeda, serta sesuatu yang bukan dapat diprediksi siapa pun ketika ini.
Tentu, merek yang dimaksud menghasilkan gebrakan besar dalam media sosial serta pers otomotif dengan kampanye yang tersebut memecah belah yang digunakan dihadiri oleh oleh konsep Type 00 yang mana diresmikan dalam Miami pada tanggal 2 Desember.
Namun, naik ke udara yang mana murni bukanlah hal yang tersebut mudah kemudian nama yang digunakan bersejarah bukanlah jaminan untuk sukses – teristimewa ketika Anda dengan sengaja mengasingkan klien Anda yang telah ada, yang dimaksud sebagian besar konservatif, demi klien baru yang mana lebih tinggi mewah lalu berjauhan lebih tinggi kaya.











