Dalam dunia negosiasi, banyak pemula terlalu fokus pada kata-kata yang diucapkan, padahal bahasa tubuh justru sering menyampaikan informasi yang jauh lebih jujur.
Menangkap gerak tubuh lawan negosiasi adalah skill utama yang diabaikan oleh pemula. Dalam komunikasi profesional, sinyal tubuh mampu mengirimkan pesan yang lebih jujur dibandingkan perkataan.
Alasan Bahasa Tubuh Berpengaruh Besar
Bahasa tubuh merupakan penanda besar dalam pembicaraan usaha. Sering orang tidak menyadari jika sinyal kecil dapat menggambarkan rasaan lawan yang tidak diucapkan.
Membaca Ketidaknyamanan
Gerakan kecil seperti menggerakkan kaki kerap mengindikasikan ketidaknyamanan. Secara kepekaan nonverbal, kamu mampu memutuskan strategi berikutnya.
Menentukan Momen Menekan atau Mengalah
Gestur bahkan mengirimkan indikasi saat mitra mulai menerima. Tatapan mata yang tidak tegang bisa menjadi momen tepat untuk mengajukan permintaan bisnis.
Sinyal Nonverbal Penting dalam Negosiasi
Tidak semua sinyal nonverbal punya makna kuat. Namun, terdapat beragam gestur yang biasanya menentukan jalannya diskusi.
Tatapan yang Menentukan
Tatapan fokus adalah penanda kuat kepercayaan diri. Pihak lain yang selalu mempertahankan tatapan kerap lebih siap untuk berdiskusi.
Arah Telapak Tangan
Isyarat tangan mampu menunjukkan keterbukaan. Gerakan lembut mengindikasikan sikap positif. Sebaliknya, sentakan keras menggambarkan ketegangan.
Latihan Dasar untuk Pemula
Keterampilan menangkap sinyal nonverbal mampu dilatih secara kebiasaan. Negosiator tidak wajib mempelajari ilmu psikologi guna menangkap perilaku nonverbal.
Latihan dengan Orang Terdekat
Biasakanlah mengamati kolega ketika berkomunikasi. Perhatikan postur tubuh dan cocokkan terhadap ucapan. Latihan ini akan mempertajam rasa peka.
Tonton Percakapan Anda
Hasil rekaman diri bisa mengajarkan kamu mengidentifikasi gestur yang tidak disadari yang tampak ketika berkomunikasi. Secara peninjauan ulang, skill membaca bahasa tubuh bakal bertambah seiring latihan.
Kesimpulan
Menangkap gestur lawan merupakan skill penting yang banyak diabaikan pemula. Ketika negosiasi bisnis, gestur dapat menjadi arah pembicaraan. Harapannya ulasan ini mampu menambah pengetahuan dalam negosiator pemula yang berusaha mengoptimalkan skill negosiasi.











